Hai

Hai kata-kata, lihatlah aku yang mencarimu di dalam mangkuk kecil ingatanku. Aku mencarimu, tapi belum ketemu. Ah, kata-kata. Aku bosan denganmu.

==========

Hai
Selamat pagi, mentari
Selamat menjalani hari

Jangan lari
Jalan santai saja

Kalaupun perlu terburu
Tetap jalan saja
Tapi agak cepat

Hati-hati
Hari masih terlalu pagi
Untuk terantuk lubang jalan

==========

Wahai nama
Sanggupkah kau mengeja derai tawa dan air mata rindu?

==========

Ah takdir, kau misterius sekali.

Hujan (1)

Namanya Hujan. Gadis manis yang belakangan kukenal. Senyumnya menyenangkan. Periang, dan banyak teman. Bersemangat, rajin, dan percaya diri. Selintas jika sedang tersenyum, tampak tak ada kesedihan dalam hidupnya. Ia selalu berusaha menampakkan keceriaan. Menyenangkan.

Aku dekat dengannya. Tapi kedekatanku rumit. Aku peduli, aku sayang. Tapi aku tidak boleh pacaran dengannya. Ia sudah punya pacar. Yang lebih rupawan, baik, dan mapan. Ah, mengapa mereka tidak segera menikah saja, sih? Sekalipun mereka tidak berpacaran, aku tidak mau terburu nafsu lagi. Pernah suatu ketika, aku terjebak kebingunganku sendiri. Tapi itu sudah lewat, dan semoga aku belajar baik darinya. Semenjak itu, aku berusaha untuk tidak tergesa-gesa. Aku berusaha, berdoa, dan memohon petunjuk-Nya. Agar semua bahagia, dan menuju jalan-Nya.

Hujan adalah salah satu yang kurelakan raga dan hatiku untuk menjadi pendengar yang baik untuknya. Dia spesial bagiku.

Cerita

Sebenarnya aku ingin banyak cerita tentang hidupku. Tapi apalah gunanya untukmu? Kisahku biasa saja. Tidak menarik. Tak juga banyak berhikmah.

Meski begitu, aku pun manusia biasa yang butuh sekadar curhat. Meski hanya isyarat.

 

5 September

Ada kalanya orang menulis tentang dirinya dan relasi ruang antaranya dengan semesta. Himpunan bagian dari realita adalah imajinasi. Bahkan kadangkala saya berfikir sebenarnya manusia sebenarnya sama sekali tidak berilmu. Kita hanya berimajinasi tentang ilmu kebenaran, yang penyelesaiannya tidak dapat dijangkau nalar manusia.

Tapi ada kalanya orang melihat periodisasi yang menunjukkan relasi antara dirinya dan semesta. Meskipun konsep waktu adalah abstrak, dan tak pernah terulang, tapi esensi informasinya dapat dikunyah dan kita jadikan pembangun peradaban, walau kadangkala konsep peradaban adalah hal yang ambigu, karena terbatasnya sumber daya nalar.

Tanggal 5 September, mungkin bagi banyak orang kurang mendapat perhatian dan fokus luar biasa. Tapi bagi saya, 5 September adalah tanggal masehi yang menyimpan energi potensial luar biasa besar. Meskipun periodisasi terkadang diragukan ketelitiannya, tapi setidaknya pada 5 september saya dilahirkan.

Ternyata, pada 5 september, terjadi demikian banyak peristiwa. Perang dingin, secara resmi dimulai tanggal 5 september saat Igor Gouzenko, petugas sandi uni soviet berkhianat dan memberikan informasi spionase kepada negara Kanada, yang otomatis menyebar luas di kalangan sekutu. Raja Lois XIV, lahir tanggal 5 September 1638.

(Ditulis 17 Juli 2012)

Untuk

untuk hal yang terhidup, yang hidup. ketika, sebelum, dan setelah hidup. yang selalu. yang lain cuma ikut. mampir. membumbui hidup. yang lain tidak begitu penting. karena yang hidup dan terhidup itu hidup, dalam hidup. selalu. ketika, sebelum, dan setelah hidup.