Ini barangkali kata sakti yang belakangan ini membayangi pikiranku dengan sendu, dan indahnya. Kucoba merangkai harapan di dalam impian besarku.
Impian besar. Harapan. Dan hari ini akan kuingat sebagai hari ini, dimana permulaan (lagi) menjadi sebuah titik kulminasi pikiran, dan sketsa rencana sudah akan tergambarkan.
Usaha Sukses
Hari ini aku akan mulai memikirkan poin kedua dahulu. Karena libur, maka sejenak kucoba mencari peluang, ditengah derasnya arus dunia. Aku tidak ingin bersaing, tapi ingin bekerjasama di pentas dunia.

![]()
Teman,
doakan aku..

Pingback: Antara merasionalkan mimpi, munafik, dan (lagi-lagi) impian « Dari balik meja karambol…